Kamis, 10 Januari 2019

INVENSI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM

TUGAS ETIKA & PROFESIONALISME TSI (INVENSI DAN HAK INTELEKTUAL DALAM BIDANG TI)

Kamis 10 Januari 2019

JUDUL INVENSI
(INVENSI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM)

Bidang Teknik Invensi
Invensi ini berhubungan dengan hak paten sebuah Merk, Brand, atau Trademark, lebih khusus lagi, invensi ini berhubungan dengan sebuah jaringan media sosial yang berhubungan dengan bidang Teknologi Informasi, yaitu Instagram.

Latar Belakang Invensi
Invensi teknologi yang berkaitan dengan hak intelektual sebuah trademark / merk dagang dan juga telah diungkapkan sebagaimana terdapat pada paten (UU 14 tahun 2001, ps. 1, ay. 1) dengan judul Paten, dimana diungkapkan Paten adalah hak eksklusif yang diberikan oleh Negara kepada penemu atas hasil penemuannya di bidang teknologi, yang untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri Invensinya tersebut atau memberikan persetujuannya kepada pihak lain untuk melaksanakannya. Namun, invensi tersebut masih terdapat kekurangan, yaitu berhubungan dengan aspek internal dan eksternal yang diantaranya adalah keamanan data dari pengguna dan privasi.
Kamera instan adalah kamera yang menghasilkan gambar film yang dikembangkan sendiri pada menangkap sebuah foto. Salah satu jenis yang paling populer digunakan yang sebelumnya dibuat oleh Polaroid Corporation. Banyak orang telah menikmati atau melihat foto-foto mereka sesaat setelah pengambilan sebuah foto. Namun, dengan munculnya dan popularitas fotografi digital, peran kamera instan telah berkurang.
Instagram adalah jejaring sosial yang memungkinkan penggunanya untuk mengambil gambar dan membaginya layanan ke jejaring sosial lainnya (seperti Facebook, Twitter, Tumblr dan Flickr). Sebuah ciri khas dari Instagram termasuk foto format menjadi bentuk persegi, mirip dengan gambar Polaroid. Instagram juga memiliki kemampuan dan alat untuk mengubah gambaran dasar dan membosankan menjadi sebuah karya kreatif.
Karena popularitas Instagram dan fitur-fiturnya, banyak pengguna Instagram telah menyatakan keinginannya untuk bernostalgia dengan polaroid sesama pengguna.

Uraian Ringkas Invensi (Sejarah awal terbentukanya Intagram)
Burbn, Inc.
Perusahaan Burbn, Inc. berdiri pada tahun 2010, perusahaan teknologi startup yang hanya berfokus kepada pengembangan aplikasi untuk telepon genggam. Pada awalnya Burbn, Inc. sendiri memiliki fokus yang terlalu banyak di dalam HTML5 peranti bergerak, namun kedua CEO, Kevin Systrom dan Mike Krieger memutuskan untuk lebih fokus pada satu hal saja. Setelah satu minggu mereka mencoba untuk membuat sebuah ide yang bagus, pada akhirnya mereka membuat sebuah versi pertama dari Burbn, namun di dalamnya masih ada beberapa hal yang belum sempurna. Versi Burbn yang sudah final, aplikasi yang sudah dapat digunakan iPhone yang isinya terlalu banyak dengan fitur-fitur. Sulit bagi Kevin Systrom dan Mike Krieger untuk mengurangi fitur-fitur yang ada, dan memulai lagi dari awal, namun akhirnya mereka hanya memfokuskan pada bagian foto, komentar, dan juga kemampuan untuk menyukai sebuah foto. Itulah yang akhirnya menjadi Instagram.

Nama Instagram
Instagram berasal dari pengertian dari keseluruhan fungsi aplikasi ini. Kata "insta" berasal dari kata "instan", seperti kamera polaroid yang pada masanya lebih dikenal dengan sebutan "foto instan". Instagram juga dapat menampilkan foto-foto secara instan, seperti polaroid di dalam tampilannya. Sedangkan untuk kata "gram" berasal dari kata "telegram" yang cara kerjanya untuk mengirimkan informasi kepada orang lain dengan cepat. Sama halnya dengan Instagram yang dapat mengunggah foto dengan menggunakan jaringan Internet, sehingga informasi yang ingin disampaikan dapat diterima dengan cepat. Oleh karena itulah Instagram merupakan lakuran dari kata instan dan telegram.

Pada tanggal 9 April 2012, diumumkan bahwa Instagram akan diambil alih oleh Facebook senilai hampir $1 miliar dalam bentuk tunai dan saham.

Uraian Ringkas Gambar
Gambar 1. Tampilan Awal Instagram
Hasil gambar untuk logo instagram jadul
Gambar 2. Kevin Systrom dan Mike Krieger
Gambar 3. Kantor Instagram

Uraian Lengkap Invensi
Invensi ini menyediakan sistem metode untuk berbagi konten fotografi. Metode ini terdiri menangkap gambar pada perangkat pengolahan. Sebuah foto yang dihasilkan melalui perangkat pengolahan gambar. Metadata dari pengguna dikaitkan dengan foto dan kode scatmable sesuai dengan metadata yang dihasilkan. Metode selanjutnya terdiri dicetak melalui perangkat pengolahan, foto termasuk kode yang dipindai dan identifikasi pengguna di situs jejaring sosial yang diberikan.
Menurut salah satu pembuat Instagram, metode lebih lanjut terdiri untuk menentukan suasana hati pada sesi tertentu. Mood dapat ditentukan berdasarkan pada setidaknya satu dari sejumlah foto yang diambil. Metode selanjutnya dapat terdiri berbagi foto itu pada satu atau lebih situs jejaring sosial. Menghasilkan foto itu dari gambar lebih lanjut dapat terdiri dari menerapkan filter fotografi yang dipilih oleh pengguna pada fotonya. Kode lalu dipindai untuk dapat dioperasikan mengarahkan alat scan untuk pengguna di situs jejaring sosial yang ada. Dalam perwujudan lain, kode yang dipindai dapat dioperasikan untuk mengarahkan alat scan untuk sejumlah foto-foto yang terkait dengan pengguna di situs jejaring sosial yang diberikan.

Klaim
  1. Sebuah metode untuk berbagi konten fotografi, metode terdiri: menangkap gambar pada perangkat pengolahan;
  2. Metode klaim 1 lebih lanjut yang terdiri menentukan suasana hati untuk sesi tertentu.
  3. Metode klaim 2 dimana mood ditentukan berdasarkan pada setidaknya satu dari sejumlah foto yang diambil.
  4. Metode klaim 1 lebih lanjut terdiri berbagi foto itu pada satu atau lebih situs jejaring sosial.
  5. Metode klaim 1 dimana menghasilkan foto itu dari gambar lebih lanjut terdiri menerapkan filter fotografi dipilih oleh pengguna pada gambar,
  6. Metode klaim 1 dimana kode dipindai dapat dioperasikan untuk mengarahkan alat scan untuk pengguna di situs jejaring sosial yang diberikan.
  7. Metode klaim 6 dimana kode dipindai dapat dioperasikan untuk mengarahkan alat scan untuk sejumlah foto-foto yang terkait dengan pengguna di situs jejaring sosial yang diberikan.
  8. Sebuah alat untuk berbagi konten fotografi, sistem yang terdiri dari: prosesor; dan instruksi memori ha Ving executable disimpan atasnya yang ketika dijalankan oleh prosesor menyebabkan prosesor untuk, menangkap gambar, menghasilkan sebuah foto, metadata asosiasi pengguna dengan foto itu, menghasilkan kode dipindai sesuai dengan metadata, dan mengirimkan data termasuk foto, metadata dan kode dipindai ke printer untuk mencetak foto termasuk kode dipindai dan identifikasi pengguna di situs jejaring sosial yang diberikan.
  9. Klaim 8 dimana prosesor menentukan suasana hati untuk sesi tertentu.
  10. Klaim 9 dimana mood ditentukan berdasarkan pada satu dari sejumlah foto yang diambil.
  11. Klaim 9 termasuk layar dikonfigurasi untuk menampilkan mood.
  12. Klaim 8 dimana prosesor berbagi foto itu pada satu atau lebih situs jejaring sosial.
  13. Klaim 8 dimana menghasilkan foto dari gambar lebih lanjut terdiri menerapkan filter fotografi dipilih oleh pengguna pada gambar.
  14. Klaim 8 dimana kode scan dapat dioperasikan untuk mengarahkan alat scan untuk pengguna di situs jejaring sosial yang diberikan.
  15. Metode klaim 13 dimana kode scan dapat dioperasikan untuk mengarahkan alat scan untuk sejumlah foto-foto yang terkait dengan pengguna di situs jejaring sosial yang diberikan.
Abstrak
Sebuah metode dan sistem untuk berbagi konten fotografi, metode yang terdiri mengambil gambar pada perangkat pengolahan sebuah foto yang dihasilkan melalui perangkat pengolahan dari gambar. Metadata dari pengguna dikaitkan dengan foto dan kode dipindai sesuai dengan metadata yang dihasilkan. Metode selanjutnya terdiri dicetak melalui perangkat pengolahan foto termasuk kode yang dipindai dan identifikasi pengguna di situs jejaring sosial yang diberikan.

Sumber
https://id.wikipedia.org/wiki/Instagram (Kamis 10 Januari 2019)

Ingin Terlihat Prestise namun melakukan ??????

Alih – Alih Terlihat Prestise, Dosen Ini Lakukan Hal Terlarang.



Discalimer : Cerita dan konten dalam blog ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, maka itu semua hanya kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan dari penulisnya.

Menjadi seorang dosen merupakan pekerjaan yang sangat membanggakan, mendapat julukan sebagai pahlawan tanpa tanda jasa yang ikut serta dalam membangun generasi-generasi muda penerus Bangsa. Sosok panutan yang selalu dipandang positif oleh setiap mahasiswa. Namun, apa jadinya jika ada Dosen yang melanggar aturan hukum demi terlihat keren dan prestise. Hal tersebut terjadi pada Bayu Perwita si Profesor Muda yang merupakan Dosen favorit jurusan Hubungan Internasional UNPRAH berani bermain plagiat karya ilmiah orang lain lalu dikirim ke surat kabar De-JakPost untuk diterbitkan.

Plagiarisme Parsial Praktik adalah hal yang telah dilanggar oleh Dosen Bayu Perwita dengan menjiplak materi karya orang lain tanpa memberi kredit. Karya Ilmiah pertamanya yang berjudul “RI’s Defense Transformation” telah diterbitkan di surat kabar De-JakPost pada 14 Juni 2009 lalu, merupakan hasil karya dari Richard A. Bitzinger berjudul, “Defense Transformation and The Asia Pacific: Implication for regional Millitaries” yang diterbitkan di jurnal Asia-Pacific Center for The Security Studies Volume 3 Nomor 7, pada bulan Oktober 2004.

Seolah menjadi kegemaran Dosen Bayu Perwita, Profesor Muda ini melakukan plagiat dan kembali terbitkan karya tulisnya dengan judul "RI as A New Middle Power" pada November tahun 2009, dimana karya tersebut merupakan hasil dari plagiat karya ilmiah milik seorang penulis asal Australia, Carl Ungerer, yang berjudul “The Middle Power, Concept in Australia Foreign Policy” dan telah dimuat di Australian Journal of Politics and History Volume 53, pada tahun 2007.



Gambar : Daftar plagiat Dosen Bayu Perwita
Pada gambar diatas merupakan hasil plagiat dari Dosen favorit jurusan Hubungan Internasional UNPRAH yang sudah menyandang gelar Profesor Muda itu. Atas kelakukannya tersebut, Bayu Perwita telah diberhentikan secara tidak terhormat, meskipun demikian perbuatannya sudah barang tentu melanggar undang – undang HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) Nomor 19 Tahun 2002 dan Nomor 28 Tahun 2015 serta aturan hukum yang berlaku di Indonesia dengan menimbang :

“Bahwa hak cipta merupakan kekayaan intelektual di bidang ilmu pengetahuan, seni, dan sastra yang mempunyai peranan strategis dalam mendukung pembangunan bangsa dan memajukan kesejahteraan umum sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;”.

Dan pada hal ini , Dosen Bayu Perwita dapat terjerat pidana sesuai pada pasal 112 tentang Ketentuan Pidana , seperti bunyi sebagai berikut:

“Setiap Orang yang dengan tanpa hak melakukan perbuatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 ayat (3) dan/atau Pasal 52 untuk Penggunaan Secara Komersial, dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah).”

Kegiatan plagiat sendiri sudah menjadi hal biasa di Indonesia. Tak urung plagiator menjadi PR pemerintah untuk mencari cara dalam menaggulanginya, salah satunya dengan adanya Undang-Undang dan aturan hukum yang berlaku untuk melindungi Hak Cipta dan Para Pencipta Karya. Berfikir kreatif dan inovatif pada generasi muda menjadi harapan bangsa untuk maju berkembang dan bersaing di dunia global. Karena untuk jadi pintar bukan untuk jadi plagiator.

Referensi :
Freedom (18 Februari 2014)  [Online] Available from : https://www.merdek.com/peristiwa/5-kasus-plagiarisme-yang-mengguncang-dunia-akademi/dosen-favorit-unpar-yang-gemar-menjiplak.html [Accessed Kamis 10 Januari 2019]


De-JakPost (04 Februari 2010) [Online] http://www.thejakpost.com/news/2010/02/04/plagiarism.html [Accessed Kamis 10 Januari 2019]

Persaingan Nikah Vs Adadeh, Perang Brand yang Tidak Pernah Berhenti


Persaingan Nikah Vs Adadeh


VS


Bagi kalian para pecinta olahraga maupun yang bukan pecinta olahraga pasti sudah mengetahui dua apparel besar yang banyak diminati oleh semua orang, yaitu Nikah dan Adadeh, Nikah dan Adadeh merupakan perusahaan sepatu, pakaian, dan alat-alat olahraga.
Nikah didirikan pada tahun 1964  oleh Phil Knight, seorang pelari jarak menengah dan mahasiswa akuntansi di Universitas Oregon, bersama pelatihnya Bill Bowerman Phill.
Nikah adalah perusahaan sepatu, pakaian, dan alat-alat olahraga terbesar di Amerika serikat karena Nikah menguasai pangsa pasar sebesar 20.52 %  di Eropa pada periode 2015/2016.
Lalu bagaimana strategi pemasaran dan segmentasi perusahaan Nikah sehingga mereka bisa bersaing dengan para pesaingnya ?
·         Advertising
Iklan Nikah merupakan iklan branding yang paling efektif di dunia saat ini, karena Nikah menggunakan strategi periklanan berdasarkan 5W + 1 H, lalu Nikah menggunakan strategi untuk membuat kontrak dengan atlet terkenal seperti Micheal jordan, Tiger Woods, Cristiano Ronaldo, dll agar penjualan Nikah semakin meningkat.
·         Strategi Brand Nikah
Nikah memiliki strategi pemasaran yang kuat untuk membangun merek yang bertujuan untuk membuat pelanggan nya loyal terhadap produk Nikah karena produk tersebut mudah di ingat seperti logo swoosh dan slogan “Just Do It” yang selalu beredar.
·         Atlet
Nikah menggunakan atlet sebagai salah satu strategi pemasaran yang menggunakan tenik branding emosional, dengan menggunakan atlet terkenal sebagai media pemasaran Nikah mampu menarik minat para pelanggan di seluruh dunia.
·         Dominasi Pasar
Nikah sering mendominasi pasar  mengalahkan para kompetitornya sehingga Nikah menjadi merek yang lebih terlihat dan dikenal oleh masyarakat di dunia, dominasi pasar Nikah bisa kita lihat dalam setiap aspek, seperti sepatu dan baju yang dipakai oleh para atlet, dan tim-tim yang sudah di sponsori oleh Nikah.
Segmentasi Pasar Nikah:
Pasar yang menjadi segmen perusahaan Nikah adalah penyuka olahraga (Segmentasi psikografis), dalam hal ini Nikah menetapkan segmen pasar yang dilayani adalah pasar penyuka olahraga, Berdasarkan penetapan segmen ini maka perusahaan Nikah melakukan peta kompetisi serta menentukan posisi pasar perusahaan, misalnya fokus pada kompetisi sepatu olahraga antara para kompetitornya seperti Adadeh, Reebok, dan Puma, dengan adanya kejelasan pada segementasi maka dapat menentukan komponen-komponen strategi yang dilakukan perusahaan. Segmentasi yang disertai dengan pemilihan target market akan memberikan acuan dalam penentuan positioning.
Bagaimana Cara Nikah Mengungguli Para Pesaingnya ?
·         Nikah bisa mengungguli para pesaingnya dengan advertising campaign yang sukses, Nikah menggunakan logo yang sederhana dan mudah di ingat serta slogan “Just Do It”  yang simple tapi bisa fenomenal di masyarakat.
Nikah juga selalu berinovasi agar selalu lebih unggul dengan para kompetitornya. Nikah selalu melihat dan memenuhi kebutuhan pasar untuk memenuhi kebutuhan para konsumennya. Nikah juga memperbanyak outlet penjualan agar bisa lebih dekat dengan konsumen dan konsumen juga bisa lebih mudah untuk mendapatkan atau membeli produk Nikah.

Adadeh
Setelah membahas tentang Nikah maka kita akan membahas pesaingnya yaitu Adadeh
Adadeh pertama kali berdiri di Herzogenaurach, Jerman di tahun 1920 oleh dua bersaudara Adolf (Adi) Dassler dan Rudolph Dassler. mereka berdua mendirikan ‘Dassler Brothers OGH’ yang nantinya menjadi cikal bakal Adadeh seperti sekarang.
Adadeh merupakan salah satu raksasa di industri olahraga karena selain perusahaan sepatu pertama di dunia Adadeh merupakan pelopor untuk merk sepatu lainnya . Adadeh dikenal atas produk olahraganya seperti kaos, sepatu, tas, dan aksesoris yang berkualitas tinggi. tapi dibalik suksesnya Adadeh masih  ada konflik internal pada Dassler Brothers hingga akhirnya mereka memutuskan untuk berpisah pada tahun 1948. Adi Dassler memutuskan melanjutkan sendiri perusahaan, mengambil nama kecilnya “Adi” dikombinasikan akhiran nama belakangnya menjadi “Adadeh”. Selain itu, ia mendafarkan logo 3 strip sebagai trademark Adadeh. Rudolph saudaranya, kemudian pindah dan mendirikan perusahaan olahraga miliknya, Puma.
Dikenalnya sepatu Dassler Brothers (cikal bakal Adadeh) adalah ketika Jesse Owen menjadi atlit paling sukses pada Olimpiade Berlin pada tahun 1936 dengan mengenakan sepatu buatan Dassler. Lalu Pada tahun 1971 Muhammad Ali dan Joe Frazier yang menjadi icon olahraga tinju pada saat itu, sudah menggunakan produk Adadeh. Pada Olimpiade Munich 1972 1.164 dari 1.490 atlet internasional menggunakan Adadeh. Sehingga pada tahun 70-an Adadeh sudah mencapai masa kejayaan nya.
Meskipun sudah berjaya tetapi pamor Adadeh menurun karena krisis pada awal 80-an, terutama karena berjayanya Nikah di pasar internasional, Adadeh berhasil mengembalikan pamornya pada tahun 1986 ketika Run D.M.C, sebuah grup rap dari New York, membuat lagu yang berjudul “My Adadeh”, dan sekaligus mempopulerkan sepatu Adadeh yang mereka pakai tanpa menggunakan tali.
Lalu bagaimana strategi pemasaran dan segmentasi perusahaan Adadeh sehingga mereka bisa berjaya kembali serta bisa berkembang sampai sekarang ?
·         Strategi grup Adadeh sangatlah simpel yaitu memperkuat brand secara terus menerus dan mengimprovisasi posisi kompetitif serta keuangan mereka.
Adadeh melakukan beberapa strategi promosi yang cukup berpengaruh terhadap pemasaran produknya yaitu menjadi sponsor utama kejuaraan sepak bola piala dunia serta piala eropa selain itu Adadeh juga menjadi sponsor untuk tim sepak bola terkenal serperti Manchester United, Bayern Munchen, Reak Madrid, dll.

·         Untuk Advertising Adadeh mempromosikan produk-produknya. Dimulai dari penggunaan sepatu olahraga oleh atlet sepakbola ternama seperti Lionel Messi, Ronaldinho, David Beckham dan beberapa atlet ternama lainnya. Oleh karena itu, Adadeh banyak disebut sebagai “Sepatu-sepatu para Pemain Bola”. Promosi menggunakan media massa juga merupakan bagian dari strategi pemasaran mereka. Meskipun Adadeh lebih mahal dari para pesaingnya tetapi mereka tetap melakukan potongan diskon pada momen-momen tertentu sehingga menjadi daya tarik konsumen.
Adadeh juga menggunakan strategi 7P Marketing Mix yang terdiri dari:
Product: Perusahaan Adadeh merupakan perusahaan sepatu asal Jerman yang memulai memproduksi sepatu pada tahun 1949. Produk yang dikeluarkan Adadeh umumnya bertemakan sport seperti sepatu, tas, jaket, topi, dan berbagai macam perlengkapan olahraga lainnya.
Price: Adadeh memasang target pasar kalangan menengah keatas, maka dari itu Adadeh memasang harga yang masih bisa dijangkau oleh kalangan menengah keatas dengan kualitas produknya yang berstandar internasional.
Place: “Place” yang dimaksud adalah tempat yang erat kaitannya dengan pendistribusian produk tersebut. Di Jerman yang merupakan negara awal berdirinya perusahaan Adadeh, ada 150 cabang distributor yang dipantau langsung oleh pemimpin perusahaan.
Promotion: Adadeh mempromosikan produknya dengan menggunakan Ambasador, iklan, Public Relation dan juga event.
Process: Ada beberapa pelayanan yang diberikan oleh perusahaan Adadeh untuk meningkatkan kepuasaan para customer. Untuk pembelian produk Adadeh ada dua cara yaitu dengan melalui distributor resmi dan melalui distributor online resmi
People: Aspek “People” sangat berpengaruh dalam kemajuan dan perkembangan perusahaan Adadeh terutama dalam penjualan karena Perusahaan Adadeh sangat memperhatikan kepuasan customer. Maka dari itu perusahaan Adadeh sangat selektif untuk mempekerjakan karyawannya.
Phsyical Evidence: Upaya yang dilakukan oleh perusahaan Adadeh agar produknya dibeli oleh calon pelanggan yaitu dengan menata atau meletakkan produk unggulan maupun produk barunya di depan pintu masuk toko resminya agar customer tertarik untuk masuk ke tokonya dan melihat produk lainnya dan membuat website yang elegan serta cukup mudah untuk di akses oleh customernya dengan berbagai domain berbagai negara.
Segmentasi Pasar:
Adadeh menargetkan produknya untuk berbagai golongan usia, dari anak-anak sampai orang dewasa, segmen pasar Adadeh yaitu mengengah biasanya para pekerja, mahasiswa maupun anak-anak yang hobi dan gemar berolahraga.
Cara Adadeh Mengungguli para pesaingnya ?
Adadeh bisa selalu unggul dari para pesaingnya dengan terus melakukan inovasi dan menciptakan trend baru, contohnya pada saat Adadeh mengeluarkan sepatu yang tidak menggunakan tali sepatu (Laceless) yaitu Adadeh Ace 16+ dengan produk terbaru tersebut Adadeh mampu mengungguli para pesaingnya seperti Nikah, Puma dan New Balance selain itu Adadeh mampu mendominasi pasar dengan penjualan produk terbaru mereka.

Referensi :
https://id.wikipedia.org/wiki/Nike,_Inc. (akses 10 Januari 2019)
https://id.wikipedia.org/wiki/Adidas (akses 10 Januari 2019)