Kamis, 21 November 2013

Agama dan Masyarakat

        AGAMA
agama dalam masyarakat adalah keyakinan seseorang untuk memilih kepercayaan'a masing2 dan meyakini bahwa itu adalah keyakinan mereka. agama di indonesia sangatlah beragam, ada islam, kristen protestan dan kristen katolik, hindu dan budha, dan juga ada konghuchu. seperti yg di jelaskan saya tadi. agama juga dapat menjadi patokan intuk hidup yg lebih baik.Peraturan agama dalam masyarakat penuh dengan hidup, menekankan pada hal-hal yang normative atau menunjuk kepada hal-hal yang sebaiknya dan seharusnya dilakukan.

fungsi agama terhadap pemeliharaan masyarakat ialah memenuhi sebagian kebutuhan masyarakat. Contohnya adalaha sistem kredit dalam masalah ekonomi, di mana sirkulasi sumber kebudayaan suatu sistem ekonomi bergantung pada kepercayaan yang terjalin antar manusia, bahwa mereka akan memenuhi kewajiban bersama dengan jenji sosial mereka untuk membayar. Dalam hal ini, agama membantu mendorong terciptanya persetujuan dan kewajiban sosial dan memberikan kekuatan memaksa, memperkuat, atau mempengaruhi adat-istiadat.
fungsi agama dalam pengukuhan nilai-nilai bersumber pada kerangka acuan yang bersifat sakral, maka norma pun dikukuhkan dengan sanksi sakral. Sanski sakral itu mempunyai kekuatan memaksa istimewa karena ganjaran dan hukumannya bersifat duniawi, supramanusiawi, dan ukhrowi.
fungsi agama di sosial adalah fungsi penentu, di mana agama menciptakan suatu ikatan bersama baik antara anggota-anggota beberapa masyarakat maupun dalam kewajiban-kewajiban sosial yang mempersatukan mereka.
fungsi agama sebagai sosialisasi individu adalah, saat individu tumbuh dewasa, maka dia akan membutuhkan suatu sistem nilai sebagai tuntunan umum untuk mengarahkan aktifitasnya dalam masyarakat. Agama juga berfungsi sebagai tujuan akhir pengembangan kepribadiannya. Orang tua tidak akan mengabaikan upaya “moralisasi” anak-anaknya, seperti pendidikan agama mengajarkan bahwa hidup adalah untuk memperoleh keselamatan sebagai tujuan utamanya. Karena itu, untuk mencapai tujuan tersebut harus beribadah secara teratur dan kontinu.


  
Pelembagaan Agama
Agama sangat universal, permanen, dan mengatur dalam kehidupan, sehingga bila tidak memahami agama, maka akan sulit memahami masyarakat. Hal yang harus diketahui dalam memahami lembaga agama adalah apa dan mengapa agama ada, unsur-unsur dan bentuknya serta fungsi dan struktur dari agama.
Dimensi ini mengidentifikasikan pengaruh-pengaruh kepercayaan, praktek, pengalaman, dan pengetahuan keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Dimensi-dimensi ini dapat diterima sebagai dalil atau dasar analitis, tapi hubungan antara empat dimensi itu tidak dapat diungkapkan tanpa data empiris.
Menurut Elizabeth K. Nottingham (1954), kaitan agama dalam masyarakat dapat mencerminkan tiga tipe, meskipun tidak menggambarkan keseluruhannya secara utuh.
a.Masyarakat yang Terbelakang dan Nilai-nilai Sakral
Masyarakat tipe ini kecil, terisolasi, dan terbelakang. Anggota masyarakatnya menganut agama yang sama. Sebab itu, keanggotaan mereka dalam masyarakat dan dalam kelompok keagamaan adalah sama. Agama menyusup ke dalam kelompok aktivitas yang lain. Sifat-sifatnya:
  1. Agama memasukkan pengaruhnya yang sakral ke dalam sistem masyarakat secara mutlak.
  2. Nilai agama sering meningkatkan konservatisme dan menghalangi perubahan dalam masyarakat dan agama menjadi fokus utama pengintegrasian dan persatuan masyarakat secra keseluruhan yang berasal dari keluarga yang belum berkembang.



Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Kemiskinan

                 ILMU PENGETAHUAN
Sebuah pemikiran ilmuwan ada keseragaman pendapat tentang ilmu pengeyahuan, tetapi menurut saya ialah bahwa ilmu itu selalu tersusun dari pengetahuan secara teratur, yang diperoleh dengan pangkal tumpuan  tertentu dengan sistematis, metodis, rasional / logis, empiris, umum dan akumulatis. Pengertian pengetahuan sebagai istilah filsafat tidaklah sederhana karena bermacam-macam pandangan dan teori,
Untuk membuktikan apakah isi pengetahuan itu benar, perlu berpangkal pada teori-teori kebenaran pengetahuan. Banyak teori dan pendapat tentang pengetahuan dan kebenaran mengakibatkan suatu definisi ilmu pengetahuan akan mengalami kesulitan. Sebab, membuat suatu definisi dari definisi ilmu pengetahuan yang dikalangan ilmuwan sendiri sudah ada keseragaman pendapat, hanya akan terperangkap dalam tautologis dan pleonasme atau mubazir saja.
Untuk mencapai suatu pengetahuan yang ilmiah dan objektif diperlukan sikat yang bersifat ilmiah. Sikap yang bersifat ilmiah itu meliputi empat hal :
1. Tidak ada perasaan yang bersifat pamrih
2. Selektif
3. Kepercayaan yang layak terhadap kenyataan yang tak dapat diubah
4. Merasa pasti bahwa setiap pendapat, teori maupun aksioma terdahulu telah mencapai kepastian
                  TEKNOLOGI
teknologi menurut saya adalh sebuah bentuk sarana atau informasi atau kemajuan sebuah produk yg di kembangkan dan digunakan untuk mempermudah perkerjaan manusia. adapun teknologi memiliki pengertian yang berbeda2.teknologi sangatlah penting untuk kehidupan kita terutama untuk membantu perkerjaan kita. selang waktu tahun ke tahun teknologi telah berkembang dengan cepat banyak dri tiap negar yang memperkenalkan teknologi terbaru'a. namu kita juga harus memperhatikan dampak teknologi juga.seperti mudahnya mengakses situs2 di handphone pribadi anda dan juga lebih cepat, di takutkan anak2 di bawah umur melihat situs2 yang kurang pantas untuk di akses'a, dan juga semakin maju teknologi akan membuat kita semakin ingin praktis dalam sgala hal. dan juga teknologi sangatlah gampang untuk di pelajari dan di gunakan jadi alangkah baujnya anda untuk berhati hati juga dalam mengikuti perkembangan teknologi terkini.
                  KEMISKINAN
 kemiskinan menurut saya adalah status ekonomi seseorang yang dimana belum terpenuhi segla kebutuhannya. seperti kebutuhan ekonomi pangan dan sandang. adapun ciri-ciri kemiskinan atau faktor yg mempengaruhi'a adalah : Atas dasar ukuran ini maka mereka yang hidup dibawah garis kemiskinan memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
a. Tidak memiliki faktor produksi sendiri seperti tanah, modal, keterampilan dan sebagainya
b. Tidak memiliki kemungkinan untuk memperoleh asset produksi dengan kekuatan sendiri
c. Tingkat pendidikan mereka rendah
d. Kebanyakan tinggal di desa sebagai pekerja bebas, berusaha apa saja
e. Banyak yang hidup di kota berusia muda dan tidak mempunyai keterampilan
intuk mengatasi kemiskinan tidak lah gampang dan juga tidaklah terlalu sulit. yaitu dengan cara
1. mencegah pertimbuhan penduduk yang semakin membesar.
2. memberikan bekal keterampilan untuk dia bekal usaha.
3, bersungguh2 dalam belajar.
4. melihat peluang dan kesempatan untuk berkerja.

                  

Pertentangan Sosial dan Integrasi Masyarakat



                        Hidup bermasyarakat yaitu sebuah hubungan antar individu-individu maupun antar kelompok dan golongan yang terjadi dalam proses kehidupan. Hidup bermasyarakat juga berarti kehidupan dinamis, dimana setiap anggota masyarakat salaing berinteraksi. Hubungan antar individu ini pun diikat oleh ikatan yang berupa norma serta nilai-nilai yang telah dibuat bersama para anggota. Norma dan nilai-nilai inilah yang menjadi alat pengendali agar para anggota masyarakat tidak terlepas dari rel ketentuan yang telah disepakati itu. Solidaritas, toleransi dan tenggang rasa adalah bukti kuatnya ikatan itu. Sakit salah satu anggota masyarakat akan dirasakan oleh anggota masyarakat lainnya. Dari hubungan seperti itulah lahir keharmonisan dalam hidup bermasyarakat.
Pada kenyataannya tidak semua masyarakat membentuk sebuah harmonisasi. Pada kondisi-kondisi tertentu hubungan antara masyarakat diwarnai berbagai persamaan. Namun sering juga didapati perbedaan-perbedaan, bahkan pertentangan dalam masyarakat. Hal-hal seperti itulah yang menimbulkan perpecahan dalam masyarakat. Salah satu contohnya adalah Pertentangan sosial dan integrita masyarakat
                            Pertentang sosial menurut saya adalah suatu konflik yang terjadi didalam suatu lingkungan masyarakat. Dimana ada suatu kelompok yang tidak menyukai kelompok lain, sehingga menimbulkan suatu perselisihan diantara mereka. Banyak sekali pertentangan sosial yang terjadi di Dunia ini. Seperti contohnya perak Irak yang kunjung selesai, dan kalau menusuri indonesia contohnya GAM (Gerakan Aceh Merdeka), PT.freepot yang terjadi di Papua.
Adapun Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya pertentangan sosial:
1. Rasa Iri antara individu,negara, dan masyarakat
2. Adanya rasa tidak puas masyarakat terhadap kepemerintahan
3. Banyak adu domba antara politik,agama,suku serta budaya
               Integrasi Masyarakat
Integrasi berasal dari bahasa inggris “integration” yang berarti kesempurnaan atau keseluruhan. integrasi sosial dimaknai sebagai proses penyesuaian di antara unsur-unsur yang saling berbeda dalam kehidupan masyarakat sehingga menghasilkan pola kehidupan masyarakat yang memilki keserasian fungsi.
Definisi lain mengenai integrasi adalah suatu keadaan di mana kelompok-kelompok etnik beradaptasi dan bersikap komformitas terhadap kebudayaan mayoritas masyarakat, namun masih tetap mempertahankan kebudayaan mereka masing-masing. Integrasi memiliki 2 pengertian, yaitu :
Pengendalian terhadap konflik dan penyimpangan sosial dalam suatu sistem sosial tertentu
Membuat suatu keseluruhan dan menyatukan unsur-unsur tertentu
Sedangkan yang disebut integrasi sosial adalah jika yang dikendalikan, disatukan, atau dikaitkan satu sama lain itu adalah unsur-unsur sosial atau kemasyarakatan.
Suatu integrasi sosial di perlukan agar masyarakat tidak bubar meskipun menghadapi berbagai tantangan, baik merupa tantangan fisik maupun konflik yang terjadi secara sosial budaya.
Menurut pandangan para penganut fungsionalisme struktur sistem sosial senantiasa terintegrasi di atas dua landasan berikut :
Suatu masyarakat senantiasa terintegrasi di atas tumbuhnya konsensus (kesepakatan) di antara sebagian besar anggota masyarakat tentang nilai-nilai kemasyarakatan yang bersifat fundamental (mendasar)
Masyarakat terintegrasi karena berbagai anggota masyarakat sekaligus menjadi anggota dari berbagai kesatuan sosial (cross-cutting affiliation). Setiap konflik yang terjadi di antara kesatuan sosial dengan kesatuan sosial lainnya akan segera dinetralkan oleh adanya loyalitas ganda (cross-cutting loyalities) dari anggota masyarakat terhadap berbagai kesatuan sosial.
Penganut konflik berpendapat bahwa masyarakat terintegtrasi atas paksaan dan karena adanya saling ketergantungan di antara berbagai kelompok.
Integrasi sosial akan terbentuk apabila sebagian besar masyarakat memiliki kesepakatan tentang batas-batas teritorial, nilai-nilai, norma-norma, dan pranata-pranata sosial
A. Faktor Internal :
kesadaran diri sebagai makhluk sosial
tuntutan kebutuhan
jiwa dan semangat gotong royong
B. Faktor External :
tuntutan perkembangan zaman
persamaan kebudayaan
terbukanya kesempatan berpartisipasi dalam kehidupan bersama
persaman visi, misi, dan tujuan
sikap toleransi
adanya kosensus nilai
adanya tantangan dari luar

Kamis, 07 November 2013

Masyarakat pedesaan dan masyarakat perkotaan

          
  

  Masyarakat bisa dikatakan adalah kumpulan orang orang yg bermukim di wilayah tertentu. di negara kita Indonesia dana du golongan masyrakat. yaitu masyarakat bagian Pedesaan dan masyarakat perkotaan.
               Masyarakat pedesaan adalah masyarakat yang tinggal atau menetap di wilayah yg terbilang masih asri dan masih belum banyak terjamah budaya luar "Desa", dan masih menjaga budayanya. Masyarakat pedesaan merupakan masyarakat  yang umumnya masyarakatnya berkerja di bidang pertanian atau perkebunan bahkan ada yang berternak. masyarakat pedesaan sangatlah menjaga adat dan budayanya oleh sebab itu masyarakat pedesaan sangat bersosialisasi satu sama lainnya, sehingga tercipta suasana yang bersifat kekeluargaan. namun masyarakat pedesaan sedikit agak tertinggal dalam segi kemajuan teknologi, dan kita juga jarang melihat supermarket di pedesaan. namun karena tertinggal dalam segi teknologi modern itulah budaya dan adat masyarakat pedesaan masih terjaga. namun demi tuntutan kemajuan teknologi dan kebutuhan lainya masyarakat pedesaan perlahan - lahan mengikuti era globalisasi namun masih tetap menjaga adat dan budaya daerah mereka, agar dapat menggunakan teknologi sebaik mungkin dan tidak menyalah gunakan teknologi tersebut.
             Masyarakat perkotaan adalah masyarakat yang terbilang maju dalam segi teknologi dan materi. namun ada juga masyarakat perkotaan yang terbelakang dalam segi teknologi dan materi seperti "para gelandangan". masyarakat perkotaan cinderung bersosialisasi demi untuk kepentingan dirinya sendiri. dan dalam segi pandang kita, kekeluargaan masyarakat perkotaan kurang terjalin erat seperti di masyarakat pedesaan. dalam budaya juga mengarah ke budaya luar, dan hampir melupakan budaya dan adatnya sendiri. dalam segi keagamaan juga mereka cinderung mengejar kenikmatan dunia.di balik sisi negatif masyarakat perkotaan juga masih ada di beberapa lapisan masyrakat perkotaan ada juga sisi positifnya seperti dapat menggunakan teknologi sebagai mempermudah pekerjaan mereka. dan lebih cepat mengakses informasi informasi yang sedang berkembang di era globalisasi ini.
             namun dari dua golongan masyarakat tersebut kita dapat mengambil segi positifnya saja dan jangan terlalu memikirkan sisi negatifnya.